Sudah muslimkah aku?

ketika tetanggaku belum selamat dari cacimaki dan onggokan-onggokan kotorku, sudah muslimkah aku???
ketika masih banyak tetangga kelaparan sedang diriku tergeletak kekenyangan, sudah muslimkah aku???
ketika saudara seiman tersesat dan kubiarkan ia, sudah muslimkah aku???
ketika sekitarku tidak merasakan ketentraman akan kehadiranku, sudah muslimkah aku???

ternyata diriku masih mengaku-ngaku
sebagai muslim barulah LABEL
jejaknya pun hanya fatamorgana
Saatnya kini kuikrarkan sejatinya kemusliman itu…

akulah seorang muslim, tegap jalanku, lurus pandanganku jauh ke depan, percaya diri selendangku, karena Allahku selalu menyertaiku.
Akulah seorang muslim, rajin belajarku, giat kerjaku, cerdik berpikirku, karena seluruh raga ini amanahNya.
Akulah seorang muslim, rendah hati akhlaqku, santun tingkahku, jujur lisanku, karena junjunganku Muhammad SAW mengajariku.
Akulah seorang muslim, perkataanku meneduhkan, sesama seiman saling menyayangi, berlain iman menghargai dan menghormati, karena Rahmat Tuhanku meliputi segala sesuatu.

sebagai muslim akulah bunga pengharum itu
akulah pohon peneduh itu
akulah cahaya itu
akulah selimut itu

6 responses to “Sudah muslimkah aku?

  1. Untuk menjadi seorang Muslim, mudah saja. Dia melafazkan 2 kalimah Syahadah (walaupun tidak memenuhi tuntutannya) maka di adalah seorang Muslim. Dia TIDAK BOLEH disebut sebagai orang kafir.

    secara syar’i syaratnya memang begitu… cukup dengan melafalkan syahadatain, tapi kalau mau diselami lebih dalam akan sangat berbeda dg penampakannya

    Orang Muslim ini tidak mendapat janji apa-apa dari Allah. Orang yang Allah janjikan akan diberi macem-macem itu adalah orang yang beriman dan tertaqwa. He..he…sudah tentu orang beriman dan bertaqwa itu Muslim tetapi nggak bisa dibalik. Orang muslim BELUM TENTU beriman dan bertaqwa.

    Hm…komennya dikit dulu ah. Ntar dilanjutin jadi topik tersendiri di blog saya🙂

    alhamdulillah… tulisan ini mengundang tulisan yg lain… agar menjadi lebih sempurna.
    kembali ke respon di atas… kalau diselami lagi, muslim-mukmin-muhsin akan sulit dibedakan… wallahu a’lam bishshowab

  2. alhamdulillah, kita hidup sebagai sesama muslim sehingga bisa saling mengingatkan dan saling berwasiat. semoga kita benar2 menjadi muslim yang benar, yang bisa memberikan ketenteraman dan kedamaian di lingkungan sekitar sehingga islam yang rahmatan lilalamiin benar2 terwujud secara nyata dalam kehidupan. Subhanallah.

    Predikat muslim, mengemban tanggung jawab yg aktual, tak hanya di lisan tapi juga tercermin dari tingkah pola perbuatan. seperti kata Pak Guru sawali, sebgai rahmatan lil’alamin… Sosok Guru merupakan tauladan untuk menyampaikan rahmatan lil’alamin ini kepada generasi2 penerus…

  3. salam sejahtera untuk anda….

    Salam sejahtera juga… Salam kenal, nambah saudara lagi nih…;)

  4. Sama, ane juga sering bertanya begitu ama diri ane sendiri…😥
    Ah… salam kenal aja dari ane buat bang Ansori. Jadi inget organisasi yang ane lakonin, GP Ansor…🙂

    Salam kenal jg bang…. aktifis ansor nih… dah lama di GP ansor bang?😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s