<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Qonaah</title>
	<atom:link href="http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/</link>
	<description>Mencari Jati Diri, Berselaras Dengan Kodrat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2009 01:33:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: fauzan</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-225</link>
		<dc:creator>fauzan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 04:49:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-225</guid>
		<description>nafsu dieprlukan?1 maksudnya dos pundi?!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nafsu dieprlukan?1 maksudnya dos pundi?!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mohamad Azaludin Abdul Aziz</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-165</link>
		<dc:creator>Mohamad Azaludin Abdul Aziz</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 08:58:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-165</guid>
		<description>Ya redho, dengan tanggapan itulah yang paling baik (terbaik) anugerahNya buat kita...

Salam perkenalan dari Kuala Lumpur Malaysia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya redho, dengan tanggapan itulah yang paling baik (terbaik) anugerahNya buat kita&#8230;</p>
<p>Salam perkenalan dari Kuala Lumpur Malaysia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibnu Abdul Muis</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-159</link>
		<dc:creator>Ibnu Abdul Muis</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 09:15:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-159</guid>
		<description>Qanaah, sebuah sikap yang sepertinya mudah namun sangat sulit dalam implementasi. Naluri manusia, terkadang kecenderungan hati lebih memaksa kita untuk bisa memenuhi semua kebutuhan kita dengan instan. Keluar rumah nggak mau panas, nggak mau capek, nggak mau mencium bau yang tidak sedap. Nafsu memaksa untuk memperoleh kendaraan. Setelah kerja keras, akhirnya Allah beri kita motor. Tapi setelah mendapat motor, timbul lagi keinginan lain, tidak mau kehujanan, ingin merasa sejuk, ingin nyaman, tidak mau kena asap knalpot. Akhirnya nafsu memaksa untuk memperoleh mobil. Setelah Allah memberi mobil, timbul nafsu lain lagi, ingin mobil yang mewah, yang besar dan sebagainya. Wallahi, jika kita terus mengikuti nafsu kita, maka qana&#039;ah yang kita harapkan tidak akan pernah menjadi kenyataan. Wallahu&#039;alam bishawab. Jazakallah, article yang bermakna. Salam kenal pak Ansori.


&lt;blockquote&gt;Salam kenal juga pak, ;)
setuju dengan apa yang sampean sampaikan, Nafsu tetap diperlukan keberadaannya, hanya saja perlu dikendalikan. bak api, kalau salah mempergunakan celakalah kita.


&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Qanaah, sebuah sikap yang sepertinya mudah namun sangat sulit dalam implementasi. Naluri manusia, terkadang kecenderungan hati lebih memaksa kita untuk bisa memenuhi semua kebutuhan kita dengan instan. Keluar rumah nggak mau panas, nggak mau capek, nggak mau mencium bau yang tidak sedap. Nafsu memaksa untuk memperoleh kendaraan. Setelah kerja keras, akhirnya Allah beri kita motor. Tapi setelah mendapat motor, timbul lagi keinginan lain, tidak mau kehujanan, ingin merasa sejuk, ingin nyaman, tidak mau kena asap knalpot. Akhirnya nafsu memaksa untuk memperoleh mobil. Setelah Allah memberi mobil, timbul nafsu lain lagi, ingin mobil yang mewah, yang besar dan sebagainya. Wallahi, jika kita terus mengikuti nafsu kita, maka qana&#8217;ah yang kita harapkan tidak akan pernah menjadi kenyataan. Wallahu&#8217;alam bishawab. Jazakallah, article yang bermakna. Salam kenal pak Ansori.</p>
<blockquote><p>Salam kenal juga pak, <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
setuju dengan apa yang sampean sampaikan, Nafsu tetap diperlukan keberadaannya, hanya saja perlu dikendalikan. bak api, kalau salah mempergunakan celakalah kita.</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ansori</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-158</link>
		<dc:creator>Ansori</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 02:32:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-158</guid>
		<description>met datang kembali mas..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>met datang kembali mas..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: realylife</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-157</link>
		<dc:creator>realylife</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 12:40:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-157</guid>
		<description>betul sekali
saya setuju pak
maaf nich dah lama ngga mampir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul sekali<br />
saya setuju pak<br />
maaf nich dah lama ngga mampir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ansori</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-156</link>
		<dc:creator>Ansori</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 11:55:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-156</guid>
		<description>betul sekali mas... saya pribadi sebenarnya kadang ngeri nulis hal2 yg ideal, setiap nulis saya niatkan sharing apa yg pernah saya dapat saat mengaji tauhid. lebih2 sebgai peringatan buat saya pribadi yg sering luput dalam ucapan
... astaghfirullah

salam kenal dan salam persaudaraan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul sekali mas&#8230; saya pribadi sebenarnya kadang ngeri nulis hal2 yg ideal, setiap nulis saya niatkan sharing apa yg pernah saya dapat saat mengaji tauhid. lebih2 sebgai peringatan buat saya pribadi yg sering luput dalam ucapan<br />
&#8230; astaghfirullah</p>
<p>salam kenal dan salam persaudaraan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ubadbmarko</title>
		<link>http://kylas.wordpress.com/2008/06/10/qonaah/#comment-155</link>
		<dc:creator>ubadbmarko</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 11:41:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kylas.wordpress.com/?p=77#comment-155</guid>
		<description>Suatu hal yang mudah diucapkan tapi sulit dilaksankan,  maunya ngumpat, sumpah serampah, aral dll. semoga saja kita dapat belajar qonaah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hal yang mudah diucapkan tapi sulit dilaksankan,  maunya ngumpat, sumpah serampah, aral dll. semoga saja kita dapat belajar qonaah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
