Wajibkah Belajar dan Paham Bahasa Arab?

Dalam sebuah kaidah ilmu fiqh disebutkan : “Ma laa yatimmul wajibu illa bihi fahuwal wajib” (Apa-apa yang tidak sempurna sesuatu yg wajib kecuali dengannya maka hukum dia adalah wajib)

Satu contoh kasus yang menerangkan kaidah di atas adalah WUDLU. Ashlinya hukum wudlu tidak disebutkan, akan tetapi karena sesuatu yg wajib (Sholat) menjadi tidak sah/sempurna kecuali dengan wudlu, maka wudlu pun hukumnya wajib. Kemudian bagaimana dengan Bahasa Arab??

Guru-guru ngaji saya banyak yg berpesan: cintailah bahasa arab, karena bahasa nabi dan bahasa Ahli surga adalah bahasa arab. Dulu belajar bahasa arab pun ya sekedar belajar, sekedar bisa ngomong arab dengan temen sekelas madrosah yg kebanyakan turunan arab. Setelah diselami makna lain dari pesan guru ngaji saya itu, baru saya sadari; bahasa kitab suci kita Al-Qur’an berbahasa Arab, lafal dalam sholat kita adalah bahasa arab, termasuk Ijab Qobul dalam akad nikah afdlolnya adalah bahasa Arab. Apa jadinya kalau kita membaca al-quran tapi tak tahu yang dibaca? apa artinya kita sholat tapi apa yang kita lafalkan tak kita pahami, atau terutama bagi yang “sok” kem-arab, istilah jawa, ijab qobul waktu akad nikah menggunakan bahasa arab tapi tak tahu yg dia omongkan; apakah itu yang namanya ijab qobul? sah tidak ijab qobul seperti itu?

Melalui tulisan ini saya ingin menggugah kesadaran akan pentingnya bahasa Arab. Undang-undang kehidupan beragama kita (Al-Quran) adalah berbahasa Arab. Seandainya yang kita baca dari ayat-ayat al-Quran kita ketahui dan pahami, tentu insyaAllah kita tidak akan tergelincir karena punya pegangan dan mengerti yang kita pegang. Ada sedikit metoda agar ibadah kita menjadi lebih nikmat, yaitu menjadikan bahasa arab sebagai bahasa pertama; maksudnya saat kita mengaji atau melafalkan lafal arab dalam sholat misalnya, tidaklah kita membaca arabnya dulu kemudian dalam pikiran menterjemahkannya ke bahasa yang dimengerti, kalau begini, bahasa arab butuh 2 langkah utk “dimengerti”.

Minimal yang perlu kita pahami adalah bacaan sholat dan dzikir-dzikir, dan mulai mencicil Al-quran kita. Sesuatu mudah diingat dan menjadi hafal “bit-takrir”-dengan mengulang-ulangnya. Kalau ada kesungguhan insyaAllah Allah akan mempermudah kita untuk memahami bahasa Al-Quran dalam rangka mendekatkan diri kepadanya.

Wallahul muwaffiq ilaa aqwamiththoriq.

Bacaan akad nikah bahasa Arab :

(قبلت نكاحها وتزوئجها بالمهرالمذكؤر حالا , Qobiltu nikaahaHaa watazwiijaHaa bilmaHril-madzkuur haalan: aku terima nikah dan kawinnya [Dia Perempuan, yg namanya disebutkan oleh wali perempuan] dg mahar yang disebutkan [saat ijab wali harus menyebutkan terlebih dahulu apa maharnya, kl tidak kita harus menyebutkan apa maharnya. misal alat sholat : maka kata المذكؤر diganti dengan عدوات الصلات: ‘adawaatishsholaH] tunai )

Untuk belajar bahasa Arab silahkan ikuti tautan berikut :
http://www.freewebs.com/arabindo/arabindoframe.htm

About these ads

19 responses to “Wajibkah Belajar dan Paham Bahasa Arab?

  1. Wah, bahasa Arab memang belum sepopuler bahasa asing lainnya. Padahal kelebihan dari berwawasan -ndak perlu ahli maksudnya- bahasa Arab cukup membantu kita dalam memahami bacaan al-Quran, menghafalnya, dan sholat. Ajarin bahasa Arabnya dunk! :)

  2. waduh.. harusnya saya yg belajar ke Gus Ram nih… yg dah 8 tahun menimba ilmu di pesantren… kl saya mah belum apa-apa, skrg jg masih belajar.. dari baca tafsir jg… diartikan per kata.

    pengalaman saya emang jauh efeknya begitu mulai lebih banyak tahu ttg bahasa arab ini, saat2 baca kalamNya lebih mudah menghayatinya, sehingga bacaan kita ada “RASA”nya buat yg ngedengerin…

  3. Gus Ram,
    bentar lagi bahasa Arab akan jadi bahasa Internasional karena Islam akan bangkit di akhir zaman.

    yang lebih menggembirakan lagi, bahasa melayu/indonesia, akan jadi bahasa nomer 2 setelah bahasa Arab, karena Islam akan bangkit dari bumi sebelah TIMUR (indonesia/malaysia)
    :)

    kabar gembira buat semua.

    Hixz 313x……..belum bisa bahasa arab :(
    taunya cuma hadza, hadzihi, dzalika, tilka :( :( :(

  4. ehmm , jadi pengen banget belajar bahasa arab . doakan saya ya pak
    kapan nich mampir lagi di blog saya
    o iya , tulisan barunya mannna ?

  5. @sufipejuang
    wah.. kabargembiranya dari mana nih? tapi Amin…..
    Hayo belajar bareng yuks…

    @realylife
    kata pepatah Arab : Man jadda wajada (barang siapa yg bersungguh2 pasti akan mendapatkannya).
    sudah mampir tuh… tulisan barunya menunggu… habis cuti pulkam ;)

  6. Kabar gembira-nya dari Rasulullah SAW dunk. Baginda sudah menyatakan hal itu 1400 tahun yang lalu. Makanya, para Sahabat keturunannya serta Ahlul Bait berbondong-bondong datang ke bumi Nusantara ini. Mereka sanggup datang kesini berjuang sungguh-sungguh agar rakyat bumi Nusantara menerima agama Islam.

    Yach…walaupun Islam bangkit dari sebelah Timur bukan di tangan mereka, mereka tentu berharap itu akan berlaku di tangan anak cucu mereka :)

    berikut sabda Baginda:
    “Kami Ahlul Bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih daripada dunia. Kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran selepasku kelak hingga datanglah Panji-panji Hitam dari Timur. Mereka meminta kebaikan tetapi tidak diberikan. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kejayaan. Siapa di antara kamu atau keturunanmu yang hidup pada masa itu, datangilah Imam dari ahli keluargaku itu walaupun terpaksa merangkak di atas salju. Sesungguhnya, mereka adalah pembawa Panji-panji Al Mahdi. Mereka akan menyerahkannya kepada seorang lelaki dari ahli keluargaku yang namanya seperti namaku, dan nama ayahnya seperti nama ayahku. Dia akan memenuhi dunia ini dengan keadilan dan kesaksamaan..” (H.R. Abu Daud, At-Tarmizi, Al-Hakim, Ibnu Hibban, Ibnu Majah, Abus Syeikh, Ibnu Adi, Abu Dhabi, Ibnu Asakir & Abu Nuaim)

  7. oh iyya….hayuk belajar bareng. Pak Ansori buka kelas privet dunk :D ntar saya ikutan :D :D

  8. Allahumma sholli wasallim ‘alaih, wa alihi wa ahli baitihi.. Amin…

    hayuks… saya muridnya mas sufipejuang gurunya :D

  9. yee… saya muridnya dunk. Kalo saya gurunya pasti cuman saya ajarin “hadza kitabun dzalika babun” *pelajaran selesai* :D

    btw, bikin klub belajar basa arab yuks, ato ada info klub basa Arab di dekat2 Jatinegara ato Rawamangun nggak ya?

    saya lagi nyari juga nih… belum ketemu… yg namanya bahasa kalau lama g dipake bakal banyak yg hilang…

  10. Orang tidak mau memakai bahasa arab karena berbagai alasan:
    Pertama: Tulisan arab kayak cakar ayam
    Kedua: Orang Arab pada umumnya bejat
    Ketiga: Pakaian katrok dan ninja mencerminkan selera rendah
    Keempat: Waktu solat pakai pengeras suara, suara bahasa arab menjadi pencemar lingkungan.

    dan seterusnya…

  11. hehe.. bisa aja mas arabi nih…

    cakar ayam pa nggak tergantung yg nulis :D
    orang arab berbeda dg bahasa arab :D
    lihat2 idealismenya dulu ;)
    pencemar lingkungan setan kali yah…;))

  12. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  13. وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

  14. waduh seneng banget kalo ada yang mau ngajar bahasa arab. aku boleh ikut donk

  15. Kunci bahasa itu pada abjadnya. Kalau yang dimaksud dengan bahasa arab adalah abjad alif, ba, ta sebagaimana adanya yang 28 itu maka sampai kapanpun akan sulit untuk menjadi kenyataan. Allah sudah membedakan bahasa kita dan tetap akan berbeda. Dan kita menempatkan Allah pada posisi “belum selesai berkarya”.Mari kita lihat “abjad lain”. Abjad ini menempatkan manusia yang Su’uban wa qoba’ilan sama harkatnya, sama bahasanya, sama abjadnya, tinggal masing-masing memahaminya atau tidak.Abjad lain itu ialah 14 ruas jari di tangan kanan dan 14 ruas jari di tangan kiri. Jumlahnya 28, sama dengan jumlah abjad dari alif sampai ya (tanpa lam alif dan hamzah). Bilangan 14 itu sendiri merupakan bilangan yang mewakili jumlah huruf yang menjadi ayat mutasyabbihat (alif,lam,mim,ra,ha,ya,sin,kaf,’ain,shad,tha,qaf,nun,kha). Jika ditambah dengan jumlah bukujarinya (19=huruf pada basmalah), maka akan menajdi 33). Apalagi kalau kita mau membaca telapak tangan kiri kita jika ditelentangkan atau kanan jika ditengkurapkan, maka hanya tinggal manusia memaknainya. Dan yang paling penting ialah Allah Mahapintar, tidak menunggu nanti untuk menjadikan arab sebagai bahasa universal. Jangan membuat menara untuk naik ke langit.

  16. Meskipun digoreng dengan minyak pilihan bukan goreng pisang namanya kalau yang kita balut dengan terigu itu dan kita goreng itu kulitnya.

  17. Mohon maaf, mungkin saya yang salah.
    Saya lihat tulisan arab pada lafaz nikah di atas sepertinya ada yang kurang (dalam tulisan arabnya), yaitu : bacaan “wa” pada …nikahaHa “wa” tazwiijaHa…

  18. makasih banget nih, pengen rasanya belajar bahasa arab?????

  19. aq minta kepada allah agar di dlm akad nikah di beri kesabaran

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s